Pada artikel ini saya akan membahas tentang materi SBdP dengan pokok bahasan Ragam Hias dan Motifnya. Ragam hias biasanya berupa pola yang diulang-ulang yang bertujuan untuk mengisi kekosongan bahan dengan maksud untuk memperindah dan menambah nilai estetika suatu benda atau produk. Menggambar ragam hias dapat dilakukan dengan cara stilasi (digayakan) yang meliputi penyederhanaan bentuk dan perubahan bentuk (deformasi). Ragam hias Nusantara dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya faktor alam, flora, fauna, dan budaya masing-masing daerah.
Variasi ragam hias biasanya khas untuk suatu unit budaya pada era tertentu, sehingga dapat menjadi petunjuk bagi para sejarahwan atau arkeolog. Sedangkan motif hias sendiri merupakan asar dan pokok pikiran dalam perwujudan ragam hias, meliputi segala bentuk alami ciptaan Tuhan seperti binatang, tumbuhan, manusia, gunung, air, awan, batuan, dan lainnya serta hasil kreasi manusia. Berikut adalah pembahasannya.

Pengertian Ragam Hias.
Ragam hias adalah susunan pola hias yang menggunakan motif hias dengan kaidah-kaidah tertentu pada suatu bidang atau ruang sehingga menghasilkan bentuk yang indah. Karya ini dapat berupa tenunan, tulisan (misalnya batik), songket, ukiran, atau pahatan pada kayu/batu. Ragam hias dapat distilisasi (stilir) sehingga bentuknya bervariasi.
Pengertian Motif Hias
motif hias merupakan bentuk dasar dan pokok pikiran dalam perwujudan ragam hias, meliputi segala bentuk alami ciptaan Tuhan seperti binatang, tumbuhan, manusia, gunung, air, awan, batuan, dan lainnya serta hasil kreasi manusia.
Ragam hias Nusantara dapat ditemukan pada motif batik, tenunan, anyaman, tembikar, ukiran kayu, dan pahatan batu. Ragam hias ini muncul dalam bentuk-bentuk dasar yang sama namun dengan variasi yang khas untuk setiap daerah. Dalam karya kerajinan atau seni Nusantara tradisional, sering kali terdapat makna spiritual yang dituangkan dalam stilisasi ragam hias.
Terdapat ragam hias asli Nusantara, yang biasanya merupakan stilisasi dari bentuk alam atau makhluk hidup (termasuk manusia), dan ada pula ragam hias adaptasi pengaruh budaya luar, seperti dari Tiongkok, India, Persia,.
Motif – Motif Ragam Hias.
Ragam hias merupakan karya seni rupa yang diambil dari bentuk-bentuk flora, fauna, figuratif, dan bentuk geometris. Ragam hias tersebut dapat diterapkan pada media dua dan tiga dimensi.
1. Ragam Hias Flora
Flora sebagai sumber objek motif ragam hias dapat dijumpai hampir di seluruh pulau di Indonesia. Ragam hias dengan motif flora mudah dijumpai pada barang-barang seni seperti batik, ukiran, dan tenunan.

2. Ragam Hias Fauna
Ragam hias fauna merupakan bentuk gambar motif yang diambil dari hewan tertentu. Hewan pada umumnya telah mengalami perubahan bentuk atau gaya. Beberapa hewan yang biasa dipakai sebagai objek ragam hias adalah kupu-kupu, burung, kadal, gajah, dan ikan.

3. Ragam Hias Geometris.
Ragam hias geometris merupakan motif hias yang dikembangkan dari bentuk-bentuk geometris dan kemudian digayakan sesuai dengan selera dan imajinasi pembuatnya. Gaya ragam hias geometris dapat dijumpai di seluruh Indonesia, seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

4. Ragam Hias Figuratif
Bentuk ragam hias figuratif berupa objek manusia yang digambar dengan mendapatkan penggayaan bentuk. Ragam hias figuratif biasanya terdapat pada bahan tekstil maupun bahan kayu, yang proses pembuatannya dapat dilakukan dengan cara menggambar. Ragam hias figuratif banyak dijumpai di daerah timur seperti papua.

Soal:
- Buatlah Motif ragam hias flora!
- Ragam hias figuratif di Indonesia banyak ditemui di daerah?
- Menurut kamu, apakah batik merupakan motif ragam hias ? jelaskan menurut pendapatmu!
Berikut adalah cara membuat salah satu motif ragam hias yaitu motif flora :
sumber:
https://www.youtube.com/watch?v=t4FijU70OX4
https://www.berbagaireviews.com/2018/06/pengertian-ragam-hias-dan-motif-motif.html