Diposkan pada IPA

Perpindahan Kalor dan Manfaatnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang perpindahan kalor dan maanfaatnya yang sering kita jumpai pada kehidupan sehari-hari. Berikut adalah pembahasannya.
Kalor
Kalor masih berhubungan dengan suhu, karena untuk mengukur perubahan suhu di tentukan oleh energi panas. Tetapi kalor dan suhu sangat berbeda. Jika suhu merupakan nilai yang dapat diukur dengan menggunakan termometer, sedangkan Kalor merupakan salah satu bentuk energi yang dapat berpindah dari benda yang memiliki suhu lebih tinggi ke benda yang memiliki suhu lebih rendah. Hal tersebut dapat terjadi jika antara kedua benda tersebut saling disentuhkan.

Contohnya jika kita menuangkan air panas dengan air dingin ke dalam gelas secara bersamaan, maka kita akan mendapatkan air hangat. Pada proses tersebut pada saat air panas dicampurkan dengan air dingin maka air panas melepaskan kalor sehingga suhu dalam air panas akan menurun, sebaliknya air dingin justru akan menyerap kalor sehingga suhunya naik.

Hasil gambar untuk Perpindahan Kalor dan Manfaatnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Kalor juga dapat mengubah suhu suatu benda. Semua benda pasti akan melepas dan menerima kalor tergantung suhu yang dimiliki oleh suatu benda. Jika sebuah benda memiliki suhu yang tinggi maka cenderung akan melepaskan kalor, sedangkan benda yang memiliki suhu rendah maka akan menerima kalor. Kalor yang diperlukan untuk menaikkan atau menurunkan suhu suatu benda harus bergantung pada : (1) massa benda (m); (2) jenis benda/kalor jenis benda (c); (3) perubahan suhu (    t). Hubungan ketiga tersebut dapat dinyatakan dalam persamaan.

Perpindahan Kalor

Dari penjelasan diatas, telah dijelaskan bahwa perpindahan kalor dapat terjadi dari benda yang memiliki suhu lebih tinggi ke benda yang memiliki suhu lebih rendah. Ada 3 cara untuk kalor berpindah dari suatu benda ke benda lain. Cara tersebut antara lain.
1. Konduksi (Hantaran)
 
Konduksi merupakan perpindahan kalor melalui sebuah zat tanpa disertai perpindahan partikel-partikel zat karena adanya selisih suhu. Contohnya jika ujung sebuah batang logam dipanaskan diatas api, maka ujung logam tersebut akan panas. Hal tersebut dapat dijadikan bukti bahwa perpindahan kalor dari ujung batang logam yang dipanaskan berganti ke ujung batang logam yang kita pegang.
Berdasarkan daya hantar kalor, zat dapat dibedakan menjadi dua yaitu.
Hasil gambar untuk macam-macam konduktor dalam kalor
  1. Konduktur, yaitu zat yang bisa menghantarkan panas dengan baik. Contohnya: tembaga, besi, baja dan alumunium.
  2. Isolator, yaitu zat yang kurang baik dalam menghantarkan panas. Contohnya: kaca, kayu, plastik, air, dll.
2. Konveksi (Aliran)
 
Konveksi merupakan perpindahan kalor pada suatu zat yang disertai perpindahan partikel-partikel zat. Konveksi biasanya dapat terjadi karena perbedaan massa jenis zat. Dalam konveksi ini dapat terjadi pada zat cair dan zat gas. Contohnya pada zat cair yaitu sistem pemanasan air dan sistem aliran air panas, sedangkan pada zat gas yaitu terjadinya angin darat dan angin laut, cerobong asap pabrik, dll.
Jenis konveksi ada 2 macam yaitu :
  1. Konveksi Alamiah, yaitu konveksi yang dipengaruhi gaya tanpa faktor luar dan disebabkan oleh adanya perbedaan massa jenis. Contohnya : jika kita meletakkan tangan diatas lilin yang menyala, maka tangan kita akan merasa lebih panas dibandingkan ketika tangan kita berada disamping lilin. Hasil gambar untuk konveksi alamiah pada lilin
  2. Konveksi Paksa, yaitu konveksi yang dapat terjadi karena adanya pengaruh faktor luar (tekanan) dan perpindahan kalor sengaja dilakukan. Contohnya : Contoh konveksi paksa, antara lain sistem pendingin mobil dan pengering rambut (hairdryer).

Hasil gambar untuk konveksi paksa

3. Radiasi (Pancaran)
 
Radiasi merupakan perpindahan kalor tanpa melalui zat perantara. Perpindahan kalor secara radiasi berbeda dengan perpindahan kalor secara konduksi dan konveksi karena perpindahan kalor dengan cara ini kedua benda tidak harus bersentuhan. Contohnya jika kita memakai pakaian yang hitam pada siang hari, maka badan kita akan terasa lebih panas jika dibandingkan dengan memakai pakaian yang putih.
Alat yang digunakan untuk mengatahui adanya radiasi kalor disebut termoskop. Termoskop ini sendiri terdiri dari dua buah bola kaca yang dihubungkan dengan pipa U dan diberi air alkohol yang diberi pewarna.
Hasil gambar untuk termoskop pada radiasi

 

Berikut ini adalah pembuktian perpindahan panas(kalor) secara konduksi, konveksi dan radiasi menggunakan KIT IPA (alat peraga). simak penjelasannya dalam video dibawah ini:

Manfaat kalor dalam kehidupan sehari-hari

Banyak manfaat yang dapat digunakan oleh manusia dari kalor. Manfaat tersebut antara lain :
  1. Termos, memiliki fungsi menyimpan air panas agar tetap panas dalam jangka waktu tertentu. Termos sengaja dibuat untuk mencegah perpindahan kalor secara konduksi, konveksi dan radiasi. Sehingga termos dibuat sedemikian rupa, agar dapat menghambat perpindahan kalor.Hasil gambar untuk perpindahan kalor pada termos
  2. Panci Masak, terdiri dari dua bahan yaitu konduktor dan isolator. Bagian luar panci sangat mengkilat karena terbuat dari bahan yang bersifat konduktor yang memiliki tujuan untuk mengurangi pancaran kalor. Sedangkan pegangan panci terbuat dari bahan yang bersifat isolator yang memiliki tujuan untuk menahan panas.

Hasil gambar untuk perpindahan kalor pada panci masak

3. Setrika terbuat dari logam yang bersifat konduktor yang dapat memindahkan kalor secara konduksi ke pakaian yang sedang di setrika. Sedangkan pegangan setrika terbuat dari bahan yang bersifat isolator untuk menahan panas.

Hasil gambar untuk perpindahan kalor pada setrika

 

Jawablah soal pilihan ganda dibawah ini!

1. Di bawah ini yang bukan termasuk contoh perpindahan panas secara radiasi yaitu …
a. Orang-orang yang merasa hangat di sekitar api unggun
b. Air panas yang mendidih
c. Cahaya matahari sampai ke bumi
d. Panas api lilin yang terasa di dekatnya.

2. Alumunium sering digunakan sebagai bahan untuk membuat panci karena ….
a. isolator yang baik
b. benda yang berat
c. benda yang lunak
d. konduktor yang baik

3. Pada umumnya, benda yang dapat menghantarkan panas dengan baik juga dapat menghantarkan ….
a. Aliran sinyal
b. Aliran listrik
c. Aliran air
d. Aliran es

4. Salah satu bontoh benda yang memanfaatkan isolator dan konduktor secara bersama yaitu  …
a. Setrika
b. Termos
c. Ember
d. Pisau

5. Di bawah ini yang termasuk benda yang baik dimanfaatkan untuk gagang panci yaitu….
a. Kayu
b. Alumunium
c. Besi
d. Kain

 

sumber:

 

Diposkan pada IPA, SALURAN PENCERNAAN

Saluran Pencernaan

Manusia memiliki bagian organ tubuh yang sangat penting, salah satu contohnya adalah organ tubuh bagian dalam pada manusia yaitu saluran pencernaan yang akan saya bahas pada artikel ini.

Adapun bagian-bagian saluran pencernaan antara lain :

  1. Mulut, Proses pencernaan dimulai di mulut, di mana pencernaan kimia dan mekanik terjadi. Di dalam mulut terdapat organ aksesori yang membantu pencernaan makanan, yaitu lidah, gigi, dan kelenjar air liur.

2.Kerongkongan (esophagus)

Esofagus (kerongkongan) adalah saluran penghubung antara mulut dengan lambung, yang letaknya di antara tenggorokan dan lambung.

Hasil gambar untuk kerongkongan

3. Lambung

Lambung adalah organ berbentuk huruf “J”, yang ukurannya sekitar dua kepalan tangan. Lambung terletak di antara esofagus dan usus halus di perut bagian atas.

Hanya beberapa zat, seperti air dan alkohol, yang dapat diserap langsung dari lambung. Zat-zat makanan lainnya harus menjalani proses pencernaan lambung.

4. Usus Halus

Usus halus terdiri dari tiga bagian, yaitu duodenum (usus 12 jari)jejunum (bagian tengah melingkar), dan ileum (bagian terakhir).

Usus halus berbentuk tabung tipis sekitar satu inci dengan panjang sekitar 10 meter. Usus halus terletak hanya lebih rendah daripada lambung dan memakan sebagian besar ruang di rongga perut.

Seluruh usus halus digulung seperti selang dan permukaan bagian dalamnya penuh dengan banyak tonjolan dan lipatan.

5. Usus Besar

Usus besar membentuk huruf “U” terbalik di atas usus halus yang digulung. Ini dimulai di sisi kanan bawah tubuh dan berakhir di sisi kiri bawah. Usus besar berukuran sekitar 5-6 meter, yang memiliki tiga bagian, yaitu sekum (cecum), kolon dan rektum (rectum).

Sekum adalah kantung di awal usus besar. Area ini memungkinkan makanan lewat dari usus halus ke usus besar. Kolon adalah tempat cairan dan garam diserap dan memanjang dari sekum ke rektum. Bagian terakhir dari usus besar adalah rektum, yang mana kotoran (bahan limbah) disimpan sebelum meninggalkan tubuh melalui anus.

6. Anus

Hasil gambar untuk anus

Sisa makanan yang tidak diserap akan dibuang melalui anus.

Berikut ini adalah video sistem pencernaan yang bekerja pada organ tubuh bagian dalam manusia. Simak video dibawah ini:

 

Jawablah pertanyaan dibawah ini:

1. Makanan setelah dicerna akan diserap dan disalurkan ke seluruh tubuh. Penyerapan sari-sari makanan terjadi pada …

  • a. Lambung
  • b. Usus besar
  • c. Usus halus
  • d. Kerongkongan

2. Enzim Ptialin berfungsi untuk mencerna karbohidrat menjadi zat-zat yang lebih sederhana. Enzim tersebut terdapat pada…

  • a. Usus halus
  • b. Usus besar
  • c. Rongga mulut
  • d. Lambung

3. Karbohidrat diperlukan oleh tubuh sebagai …

  • a. Zat pengatur
  • b. Zat Tenaga
  • c. Cadangan makanan
  • d. Zat pembangun

4. Berikut ini yang tidak termasuk pola hidup sehat adalah …

  • a. Makan makanan bergizi
  • b. Istirahat teratur
  • c. Olah raga teratur
  • d. Merokok

5. Gerakan meremas-remas yang dilakukan oleh kerongkongan disebut …

  • a. Parabolic
  • b. Memutar
  • c. Peristaltic
  • d. Lurus

Sumber:

https://www.youtube.com/watch?v=qJYiJIniDTc

https://hellosehat.com/hidup-sehat/anatomi-sistem-pencernaan/